NUSAN.ID – Dalam silahturahmi tersebut Bupati menekankan pentingnya menjaga silaturahmi beliau juga menegaskan tema “Ingatkan agar Jaga Persatuan dan Minta Agar Umat Islam Menjadi Katalisator Pembangunan Keerom.”
Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas hubungan antara Ummaroh (Pemerintah) dan Ulama (Tokoh agama), maka Bupati Keerom, Piyter Gusbager, SHut, MUP, melakukan silaturahmi bersama para ulama dan tokoh agama islam serta para ketua Lembaga dan Ormas Islam yang ada di Kabupaten Keerom.
Pada kegiatan yang dilaksanakan di Pondok Darul Quran Usmany, Kampung Yammua, Distrik Arso Barat, Kamis (31/7/25) ini. Bupati hadir bersama Wakil Bupati Keerom, Drs. H. Daud, MSi. Sementara dari para ulama yang hadir diantaranya Mbah Yai Zainal Afif, Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Keerom, Kewa Aman Raden, SPd, MMPd.
Juga hadir Ust. Iwan Setiawan (Sekum MUI/Tokoh LDII Keerom) Yunus Ishak (Ketua PD Muhammadiyah Keerom), Moh Hafiz (Ketua PC NU Keerom), Arief Nugroho (Ketua DMI Keerom), Mirfaqoini (Ketua Muslimat NU Keerom), Ust. Mahruf (LP Maarif), Ketua LDII Keerom, Badan wakaf, unsur pimpinan Baznas, Fatayat NU, para tokoh agama dari Distrik Skanto hingga Arso Timur.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Keerom, menyampaikan terimakasih kepada umat muslim serta para ulama, tokoh agama islam serta lembaga dan ormas Islam di Kabupaten Keerom yang selalu memberi dukungan kepada pemerintah Keerom dalam pembangunan di Kabupaten Keerom. Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pembangunan keimanan umat dan ini merupakan salah satu visi misi dirinya bersama wakil bupati yaitu transformasi spiritual.
“Saya juga berharap agar umat islam di Kabupaten Keerom menjadi ‘katalisator’ dalam pembangunan di Kabupaten Keerom,”ujarnya.
Sementara Ketua MUI Keerom, Kewa Aman Raden, SPd, MMPd, pada kesempatan sebelumnya menyampaikan terimakasih atas perhatian Bupati dan Wakil Bupati terhadap umat islam di Kabupaten Keerom. Ia menyampaikan bahwa ulama dan umat muslim di kabupaten Keerom siap untuk terus bermitra dan berdampingan dengan Bupati Keerom untuk kemaslahatan umat yaitu terlaksananya pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Keerom.
Tak lupa pada kesempatan akhir, Bupati mengingatkan agar pimpinan ormas dan tokoh agama islam agar bersama seluruh masyarakat untuk diajak menyukseskan PSU Gubernur Papua pada tanggal 6 Agustus 2025 mendatang. “Jangan sampai tidak memilih atau Golput, karena suara yang kita salurkan sangat menentukan proses pembangunan di Papua termasuk juga di Kabupaten Keerom,”pesannya.(*)

















