NUSAN.ID – Padah hari rabu 16 Juli 2025 Penyerahan hasil penggalangan dana untuk membantu korban longsor di Kampung Wembi, Distrik Mannem Kabupaten Keerom Provinsi Papua, suda di serahkan langsung kepada keluarga korban sebesar Rp 6.000.000.
Ketua Ikatan Himpunan Mahasiswa Boda HIMABODA cabang kota studi Manokwari Papua Barat.
Penyerahan bantuan aksi kemanusiaan pasca longsor di Kampung Wempi, Kabupaten Keerom.

Pada kesempatan hari ini Rabu 16 Juli 2025 kami ikatan mahasiswa Keerom kota studi Manokwari saya Edowadus Wambea selaku kordinator ikatan mahasiswa Keerom kota studi Manokwari mewakili semua teman-teman mahasiswa Keerom dan pengurus mpm serta bem unipa meyerakan langsung hasil aksi kemanusiaan kepada pihak keluarga korban dengan nominal masing-masing 2.000 dua juta dari 6.000 rupiah yang kami dapatkan pada saat aksi penggalangan kami berharap semoga dapat melancarkan dan membantu untuk doa dan ibadah 40 hari terimakasih kepada segala pihak yang telah berpartisipasi dari awal hingga pada saat penyerangan langsung kepada pihak keluarga korban dan bapak Markus Bogor Demianus Warombri dan Stefanus Riwu Maran.

Salah satu Perwakilan Keluarga korban menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa studi Manokwari
“Ucapan terimakasih dan sangat nyata yang mana mahasiswa Keerom kota studi Manokwari, Papua Barat walaupun jau dari sanak saudara ada di tepat rantau namun Masi sisakan waktu tenaga untuk masyarakat Keerom , kami sebagai orang tua atau keluarga korban bencana alam longsor di Kampung Wembih, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom sangat percaya dan sangat terimakasih kepada mahasiswa Keerom kota studi Manokwari. Yang mana suda membantu kontribusi besar kepada kami keluarga korban bencana longsor di Kampung Wembih, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua,”Tuturnya Hubertus warombri.
Keluarga korban kepada mahasiswa keerom kota studi Manokwari,semoga perkuliahannya berjalan lancar dan pulang dengan hasil dan membangun Kabupaten Keerom itu adalah harapan kami keluarga korban dan pada umunya masyarakat Keerom.

Tambahnya ketua asrama
Iko Sisilia Heselo
“Saya selaku ketua asrama mahasiswa Keerom kota studi Manokwari Papua Barat
Menyampaikan turut berdukacita cita kepada keluarga korban mohon maaf upaya kami hanya seperti demikian yang bisa kami membantu atas kerja sama yang baik dengan teman teman mahasiswa yang Masi tinggal di kota studi Manokwari yang belum pulang libur punya inisiatif pikir dan mampu melakukan tindakan penggalangan dana untuk membantu korban longsor di Kampung Wembih, Distrik Mannem Kabupaten Keerom, semampu kami dari Penggalangan dana kita per- oleh sebesar Rp 6 juta rupiah dan kami bagikan kepada tiga korban masing masing mendapatkan dua juta rupiah hasil dari kerja penggalangan dana mulai dari tanggal 5 juli – 9 juli 2025 dan baru hari Rabu tanggal 16 juli baru kami serahkan kepada keluarga korban,kami lambat menyerahkan di karekan kondisi transportasi dari Manokwari ke Keerom tidak mendukung maka kita lakukan transfer melalui rekening saya selaku ketua asrama yang mana suda berlibur di Keerom ,maka di kirimkan dari teman teman di kota studi Manokwari dan kami suda ambil dan bagikan kepada keluarga korban dan saya secara pribadi ucapkan terimakasih kepada kaka pembina Boas Sumel dan teman teman suda kerja teras demi kemanusiaan.”(YAM)

















