NUSAN.ID, JAKARTA – kepada hakim maupun jaksa. Menjadi pengacara, hakim, atau pun jaksa itu yang dinilai menjanjikan,” sambungnya.
3. Anak Bungsu Jaga Orang Tua di Rumah
Dalam film Ngeri-ngeri Sedap, Pak Domu meminta anak bungsunya bernama Sahat (diperankan Indra Jegel) untuk tinggal di rumah menjaga mereka.
Namun permintaan itu ditolak Sahat yang memilih tinggal di rumah Pak Pomo, seorang petani yang hidup sendiri di Pulau Jawa. Sahat menilai banyak belajar nilai kehidupan dari Pak Pomo sehingga senang tinggal dengannya.
Dalam kebiasaan orang Batak, anak laki-laki paling kecil memang harus tinggal di rumah bersama orang tuanya. Anak laki-laki paling kecil ini disebut memiliki tanggungjawab untuk menjaga rumah dan orang tuanya itu.
“Dalam kultur orang Tapanuli, Mandailing, Simalungun, Karo. Hari tua dari orang tua akan tinggal di rumah peninggalan orang tua. Rumah itu akan diserahkan pengurusannya kepada anak laki-laki paling bungsu. Maka ada upaya juga ketika anak bungsu itu sukses di luar, maka disuruh pulang ke kampung tinggal di rumahnya untuk menjaga rumah dan orang tuanya,” jelas Erond Daman.(*)
Sumber: detiksumut


















